Archive for the Artikel
Mari sejenak berbicara mengenai bisnis dan sedikit bermimpi. Bagaimana jika kita dapat memiliki proses pembayaran yang mudah, instant, dan terbukti berjalan? Bagaimana jika kita dapat menanggapi pemesanan pembeli secara real-time? Bagaiaman jika kita memiliki sistem pengamanan saat menjual barang digital terhadap penjualan? Apakah ketiga hal tadi penting? Kabar baiknya adalah, kita tidak perlu lagi memimpikan hal tersebut. PayPal‘s Instant Payment Notification (IPN) dapat melakukan ketiga hal tersebut. Pertanyaan berikutnya adalah, apakah PayPal IPN?
IPN adalah sistem notifikasi pembayaran instant, dirancang untuk membantu selama proses yang berkaitan dengan transaksi antara penjual dan pembeli. Ketika pembayaran dikirim ke penjual, IPN mengirim notifikasi dan konfirmasi secepatnya. Tidak hanya itu, penjual akan menerima laporan status yang memberika informasi ketika transaksi gagal, dibatalkan atau tertunda.
Instant Payment Notification (IPN) is PayPal’s message service that sends a notification when a transaction is affected. Once IPN is integrated, sellers can automate their back office so they don’t have to wait for payments to come in to trigger order fulfillment. [More info: Introducing IPN]
Salah satu aspek yang menarik dari PayPal IPN adalah pilihan kostumisasi. Kita dapat mengatur response site untuk pemesanan secara real-time, melakukan penjejakan (tracking) konsumen, dan operasi penyelesaian pemesanan secara otomatis. Sistem dapat mengirim kunci akses ke produk kita langsung kepada konsumen untuk diambil, dan semua informasi pemesanan yng dihasilkan disimpan di dalam basis data kita sendiri.
Bayangkan bagaimana mudahnya berbisnis dengan sistem pembayaran seperti ini. PayPal IPN pada dasarnya melakukan 3 proses:
- Konsumen melakukan pembayaran atau meminta pengembalian uang (refund), memicu IPN
- Notifikasi dikirim dari IPN ke server kita untuk validasi
- Server kita memberikan validasi atau menolak validasi kembali ke IPN
Transaksi bisnis kita diselesaikan, dan tanpa harus melakukan apapun selain melakukan pengaturan awal IPN di site kita.
Aktivasi IPN untuk Akun PayPal
Kita dapat mengaktifkan IPN untuk akun PayPal melalui profile akun kita. Secara terpisah, kita dapat mengaktifkan IPN untuk pembayaran tertentu dengan memasukkan notifikasi URL dalam kode pemrograman yang website kita kirim ke PayPal saat orang membayar kepada kita.
Aktivasi IPN Melalui Profile Akun PayPal
Ketika kita mengaktifkan IPN melalui profil akun kita, notifikasi URL yang kita buat tentukan akan digunakan untuk semua IPN kita. Kita dapat mengganti nilai pada transaksi pembayaran tertentu dengan memasukkan notifikasi URL dalam kode pemrograman yang website kita kirim ke PayPal saat orang membayar kepada kita.
Langkah mengaktifkan IPN melalui profil akun PayPal:
- Login ke akun premier atau bisnis kita
- Klik menu Profile
- Pada kolom “Selling Preferences”, tekan tautan “Instant Payment Notification Preferences”
- Tekan tomol “Edit”
- Pilih checkbox untuk mengaktifkan IPN
- Dalam text box “Notification URL”, masukan program URL yang akan menerima dan memproses IPN
- Klik tombol “Save”
Aktivasi IPN Dengan Memasukkan URL Notifikasi Dalam Kode Pemrograman
Kita dapat mengaktifkan IPN untuk pembayaran tertentu dengan memasukkan notifikasi URL dalam kode pemrograman yang website kita kirim ke PayPal saat orang membayar kepada kita. PayPal mengirim hanya IPN yang terkait yang merupakan hasil dari kode tersebut. PayPal mengirimnya ke URL yang kita tentukan dalam kode.
Sebagai contoh, jika kita menerima pembayaran dari website yang berbeda melalui satu akun PayPal, kita dapat memasukkan URL notifikasi yang berbeda dalam kode pemrograman yang memungkinkan tiap website menerima hanya IPN tertentu untuk pembayaran yang dia miliki.
Kenyataannya adalah memasang IPN dapat menjadi pekerjaan yang sulit jika kita tidak terbiasa dengan bagaimana kode pemrograman. Jika kita salah dalam pengaturan PayPal IPN, pembayaran tidak akan kita terima. Namun bukan berarti kita harus takut bukan? Selamat mencoba dan semoga berhasil.
Tanggal 14 Mei 2010, salah satu operator telekomunikasi di Malaysia mengumumkan kerjasama dengan PayPal. Keduanya meluncurkan layanan pembayaran bergerak yang memungkinkan pembeli online untuk memesan barang menggunakan akun Maxis PayPal.
Kerjasama ini merupakan yang pertama di dunia di antara operator jaringan bergerak dan penyedia pembayaran online global. Saat pelanggan Maxis mendaftar, diharapkan mereka akan segera memperoleh manfaat yang PayPal sediakan, dari proses checkout yang cepat dan aman hingga perlindungan pembeli jika barang tidak sampai.
Today, customers leave their house with three critical things: their mobile phone, wallet and keys. The Maxis-PayPal Account will let them access their wallet through their phone. With this new service, they’ll be able to live a cashless and card-free life, with their wallet safely protected, enjoying the flexibility, accessibility and security offered by PayPal’s services through the convenience of the Maxis payments channels. Maxis customers will be able to easily and safely shop online, on their mobile devices and on their television sets in the near future. They just need to log-in with their Maxis PayPal credentials and click to purchase a movie ticket, pay their phone bill and shop for the latest items in fashion, electronics or online gaming.
[Sumber - ThePaypalBlog]
Sayangnya fitur ini tidak bisa kita nikmati. Belum ada operator telekomunikasi Indonesia yang memiliki layanan ini. Apakah perlu layanan ini ada di Indonesia? Bagaimana pendapat Anda?
PayPal sebagai media pemroses pembayaran kartu kredit tidak hanya digunakan untuk keperluan perseorangan namun juga perusahaan, baik kecil maupun besar.
Mengapa PayPal digunakan? Saat ini PayPal sudah dapat digunakan di lebih dari 190 negara, dan sudah menjadi rujukan metode pembayaran (prefered payment method) di eBay. Dengan paypal kita bisa melakukan pembayaran secara online di jutaan merchant, tanpa memasukan nomor kartu kredit kita secara langsung. Hal inilah yang dapat menjadikan kartu kredit kita lebih aman. Kita bisa membuka toko yang buka 24 jam sehari, 7 hari seminggu, dan 365 hari setahun tanpa harus membayar penjaga toko
Bagi anda yang mau mulai bisnis online, PayPal adalah WAJIB untuk dimiliki.
Beberapa contoh penggunaan PayPal antara lain:
- Personal: menerima kiriman uang, pembayaran komisi affiliasi, pembayaran project pribadi, dll.
- Perusahaan: pembayaran tiket, pembayaran penjualan barang di toko online, pembayaran hotel, dll.
Berikut adalah pengalaman saya menggunakan PayPal sebagai media pembayaran saat memesan tiket pesawat.
Pada kesempatan ini saya menggunakan maskapai yang telah menggunakan PayPal sebagai salah satu metode pembayaran. Selain PayPal, maskapai ini menggunakan kartu kredit, transfer antar bank (ATM), dan kartu debit sebagai media pembayaran. Biasanya saya menggunakan kartu kredit namun pada kesempatan ini saya tertarik untuk mencoba menggunakan metode PayPal
Mengapa saya tertarik untuk mencoba menggunakan PayPal? Alasan saya adalah:
- Saya memiliki saldo yang cukup untuk transaksi pemesanan tiket sehingga PayPal tidak perlu mendebet secara langsung kartu kredit saya.
- Saya ingin membandingkan penggunaan PayPal dibanding dengan kartu kredit yang biasa saya lakukan.
Beberapa hal yang menarik yang saya dapatkan dalam proses ini antara lain:
- Kurs yang dikenakan oleh pihak maskapai (merchant) lebih bagus daripada kurs yang dikenakan oleh PayPal.
Agar tidak binun saya berikan gambaran sebagai berikut:Jumlah rupiah yang harus saya bayar untuk memesan tiket adalah sebesar Rp 1.024.000,00 (+asuransi); sedangkan untuk pembayaran dengan PayPal dikenakan biaya US$109,77.
Jika saya menarik uang yang ada di PayPal sebesar US$109,77 maka uang yang akan masuk ke rekening bank saya adalah sebesar Rp 974.841,00 (kurs yang berlaku US$ 1 = IDR 8.880,76)
Jadi dengan menggunakan PayPal saya memperoleh keuntungan sebesar Rp 49.159,00. Wah menurut saya itu angka yang lumayan signifikan juga
Jadi dengan menggunakan PayPal saya memperoleh keuntungan sebesar Rp 49.159,00.
- Pada “View Payment” (halaman ini muncul setelah login ke PayPal dari menu “bayar” dari merchant tidak terdapat berapa jumlah yang harus saya bayar.
Berdasarkan pengalaman saya, harusnya berapa jumlah yang harus dibayarkan oleh pembeli harus muncul untuk mengkonfirmasi nilai transaksi yang terjadi. Menurut pendapat saya, hal ini bisa membuat calon pembeli membatalkan pembayaran karena merasa ragu dengan dengan jumlah yang harus dia bayar =) Namun pada kesempatan ini saya “nekat” saja dengan sebelumnya melakukan view source pada halaman tersebut dan memastikan uang yang harus saya bayar adalah US$109,77.
Akhirnya transaksi berhasil dilakukan. Saya mendapat konfirmasi email PayPal, transaksi yang baru saja saya lakukan muncul di catatan transaksi PayPal saya, dan status pemesanan tiket saya sudah “confirmed” =)
Catatan Transaksi PayPal
Beberapa hal yang perlu menjadi pertimbangan jika ingin menggunakan PayPal untuk transaksi (pendapat pribadi) antara lain:
- Pastikan terdapat saldo PayPal yang cukup untuk melakukan transaksi. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi proses debet pada kartu kredit sehingga tidak terjadi proses konversi mata uang (kurs). Asumsi kartu kredit yang digunakan menggunakan mata uang rupiah
- Silakan hitung berapa selisih yang didapat jika menggunakan saldo yang ada untuk transaksi dibanding dengan menarik tunai (withdraw) uang yang ada di PayPal ke bank lokal di Indonesia.
Demikian pengalaman yang saya bagikan. Terima kasih dan semoga bermanfaat.
















