Archive for the Tips
Apakah Anda memiliki barang atau jasa yang unik dan ingin menjualnya dengan harga yang murah secara online? Tapi apakah hal itu mungkin? Jawabannya adalah tentu saja mungkin
Menerima pembayaran dengan kartu kredit dalam bisnis pembayaran mikro mungkin kedengarannya mengada-ada. Penyebabnya adalah adanya biaya pemrosesan kartu kredit, yang merupakan media pembayaran yang paling populer untuk transaksi online.
Bisnis pembayaran mikro di sini saya batasi untuk pembayaran kurang dari US$12. Artinya adalah harga barang atau jasa yang Anda tawarkan dibawah harga US$12
[Sumber: Wikipedia]
Salah satu kendala yang sering dihadapi adalah masalah biaya pemrosesan kartu kredit. Sebagai merchant, Anda akan terbebani dengan biaya yang harus dibayar untuk pemrosesan kartu kredit. Tentunya Anda bisa menambahkan biaya tersebut pada komponen harga sehingga akan menaikkan harga barang atau jasa yang Anda tawarkan.
Saya percaya pasti Anda mencari sistem pemroses kartu kredit dengan biaya yang sekecil mungkin sehingga keuntungan Anda akan semakin besar =)
PayPal
Micropayments
PayPal menawarkan dukungan untuk pembayaran mikro (micropayments) bagi merchant. Artinya PayPal memberikan pelayanan khusus bagi Anda yang menjual barang atau jasa dengan harga yang murah.
Fitur micropayments dari PayPal memberikan rate khusus yaitu 5% + US$0.05 untuk tiap transaksi. Fitur ini berlaku untuk akun premier dan bisnis.
Seperti yang telah Anda ketahui, jika kita mendaftar akun PayPal yang standar, kita secara otomatis dikenakan biaya 2.9% + US$0.30 untuk tiap transaksi. Namun bagaimana jika Anda sering menerima pembayaran dengan nominal yang kecil. Pertanyaan yang muncul adalah apakah ada bedanya?
Standarpayments Vs. Micropayments
Mari kita bandingkan biaya yang dikenakan untuk standarpayments dan micropayments.
PayPal Premier/Business: 2.9% + US$0.30
PayPal Micropayments: 5% + US$0.05
Sekarang kita hitung secara matematika dan kita akan menemukan angka ajaib yaitu US$11.90. Darimanakah angka tersebut muncul?
Mari kita hitung bersama-sama!
Angka yang akan kita cari misalkan X, maka:
0.029X + $0.30 = 0.05X + $0.05
0.021X = $0.25
X = $11.9047 ~ $11.90
Jadi US$11.90 merupakan nilai transaksi “cutoff” yang harus kita putuskan apakah akan menggunakan akun premier/bisnis ataukah menggunakan akun Micropayments.
Jika nilai transaksi kurang dari US$11.90, sebaiknya kita menggunakan akun Micropayments. Sebaliknya jika nilai transaksi lebih dari US$11.90, biaya yang dikenakan oleh PayPal akan lebih kecil jika menggunakan akun premier/bisnis.
Ingin verifikasi? Silakan melihat tabel dan grafik di bawah ini:
Tabel perbandingan Standarpayments Vs. Micropayments
Grafik perbandingan Standarpayments Vs. Micropayments
Bagaimana Memiliki Akun Micropayments?
Ada dua cara memiliki akun Micropayments, yaitu:
- Mengubah akun premier/bisnis menjadi akun Micropayments. Kita bisa mengajukan permohonan untuk mengubah akun premier/bisnis menjadi akun micropayments. Jika sudah berubah, maka akun Paypal kita akan dikenakan rate Micropayments dan rate yang standar sudah tidak berlaku lagi. Proses ini memerlukan waktu kurang lebih 2 hari kerja.
- Membuat akun PayPal yang baru yang kemudian mengubahnya menjadi akun Micropayments. Menurut hemat saya, cara ini lebih baik karena kita akan memiliki penghematan yang fleksibel untuk mengurangi biaya PayPal.
Yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah; jika nilai transaksi adalah tepat US$11.90, Anda pilih akun premier/bisnis atau Micropayments?
Terima kasih dan semoga hari Anda luar biasa!
Tentu Anda masih ingat dengan artikel saya sebelumnya bagaimana membuat kostumisasi halaman pembayaran PayPal, Membuat Kostumisasi Halaman Pembayaran PayPal.
Pada tulisan tersebut disinggung masalah penempatan gambar, yang digunakan untuk header, di tempat server yang aman (secure).
Tentu akan timbul pertanyaan, apakah bisa jika tetap diletakkan pada server yang tidak aman?
Jawabannya tentu saja bisa. Namun pada saat pembeli atau konsumen telah sampai pada form pembayaran Anda, maka akan timbul pesan yang kurang lebih maksudnya adalah “Insecure Items On Page”.
Dua kemungkinan yang akan terjadi yaitu:
- pembeli tetap melanjutkan proses pembayaran, atau
- pembeli membatalkan proses pembayaran.
Saya bagikan pengalaman pribadi saya =)
Tentu Anda ingat bahwa saya belajar untuk membuat ebook dan menjualnya secara online dengan menggunakan PayPal. Saya membuat halaman pembayaran yang saya sesuaikan dengan produk yang saya jual. Tujuannya adalah agar pembeli tetap tertuju pada tampilan yang hampir sama dari halaman penjualan (salespage), form pembayaran, verifikasi pembelian, dan halaman download.
Nah, pada saat itu saya tidak terlalu peduli dengan masalah penempatan header khusus untuk form pembayaran pada server yang aman.
Pada suatu saat ada email dari salah seorang calon pembeli dan melapor kepada saya tentang adanya pesan “Insecure Items On Page”. Hmmm… kok bisa ya…
Setelah dikaji lebih lanjut, header untuk form pembayaran saya letakkan pada server yang tidak aman (http) beda dengan halaman form pembayaran dari PayPal yang terletak pada server yang aman (https). Jadi, header saya dianggap sebagai item yang tidak aman. Semoga tidak binun
Jadi, agar header saya tidak dianggap sebagai item yang tidak aman, maka perlu diletakkan pada server yang aman (https). Https dapat diperoleh dengan proses autentifikasi dengan menggunakan sertifikasi SSL.
Secure Sockets Layer (SSL)
Secure Socket Layer (SSL) dan Transport Layer Security (TLS), merupakan kelanjutan dari protokol kriptografi yang menyediakan komunikasi yang aman di Internet. Protokol ini menyediakan authentikasi akhir dan privasi komunikasi di Internet menggunakan cryptography.
[Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Transport_Layer_Security]
Saya tidak akan membahas SSL lebih dalam, silakan buka beberapa refernsi di bawah ini:
Sertifikasi SSL Gratis
Untuk mendapatkan sertifikasi SSL, pada umumnya kita perlu mengeluarkan biaya. Biaya ini besarnya tergantung pada penyedia sertifikasi SSL. Penyedia sertifikasi SSL antara lain GeoTrust dan Comodo.
Nah, ada tawaran menarik dari VPS.net. Hosting ini menyediakan SSL gratis (bukan hanya trial) bagi semua konsumen mereka. SSL ini dapat kita miliki secara gratis selama kita menjadi konsumen mereka. Untuk keterangan lebih lengkap silakan buka: Sertifikasi SSL Gratis dari VPS.net
Sertifikasi SSL dengan harga yang murah
Mungkin akan timbul pertanyaan baru dari Anda, masak hanya untuk mendapatkan SSL gratis malah mengeluarkan biaya USD 20 per bulan (USD 240 per tahun). Yaa sama aja bohong…
Ya, itu wajar sih. Memang tidak masuk akal jika hanya untuk mendapatkan SSL gratis malah mengeluarkan biaya USD 20 per bulan. Namun gratis di sini menjadi nilai tambah jika Anda memang sedang mencari VPS untuk meletakkan beberapa website Anda. Jadi tidak hanya semata-mata untuk form pembayaran PayPal
Jika Anda butuh sertifikasi SSL hanya untuk keperluan header form pembayaran PayPal ataupun keperluan ecommerce lainnya, Anda bisa mendapatkan sertifikasi SSL dengan harga yang murah. harga termurah yang ditawarkan adalah USD 9.95 per tahun. Ada beberapa pilihan sertifikasi SSL tergantung pada keperluan dan penggunaannya.
Sertifikasi SSL Murah dari Namecheap
Terima kasih dan semoga bermanfaat
Pada artikel sebelumnya, telah saya tuliskan beberapa kekurangan PayPal.
Tujuan artikel tersebut bukanlah untuk mendiskreditkan atau menjelek-jelekan layanan PayPal. Namun lebih pada pemaparan kekurangan atau potensi masalah yang mungkin ada di PayPal.
Saya tidak bermaksud menakut-nakuti pengguna PayPal. Secara pribadi saya masih menggunakan PayPal dan saya senang menggunakannya =)
Dengan mengetahui kekurangan PayPal, diharapkan kita lebih hati-hati dalam menggunakan PayPal. Kekurangan perlu diketahui untuk meminimalkan resiko sehingga kita tetap dapat melakukan bisnis online kita dengan seharusnya.
Pada kesempatan ini saya akan tuliskan beberapa penjelasan mengenai kekurangan PayPal dan tips singkat bagaimana menyikapi kakurangan tersebut.
7 Tips mengatasi kekurangan PayPal
1. Mengikuti aturan dengan baik dan benar
Aturan di PayPal dibuat untuk mengatur setiap pengguna PayPal. Aturan dibuat tentunya bukan tanpa alasan. Ini berguna baik bagi pembeli maupun penjual yang menggunakan PayPal sebagai media pembayaran. Sebaiknya, hmm… lebih tepatnya, seharusnya kita membaca peraturan dengan baik dan cermat. Ketahui setiap detail aturan dan kenali potensi masalah yang mungkin bisa timbul dari aturan tersebut. Semoga tidak binun
Dengan mengikuti aturan PayPal, diharapkan kita sendiri akan aman dan nyaman menggunakan PayPal.
2. Memiliki kartu kredit yang sah
Seperti yang telah kita ketahui, PayPal mengharuskan penggunanya memasukan kartu kredit untuk proses verifikasi. Kartu ini pada awalnya digunakan untuk verifikasi, yaitu proses validasi nama dan alamat pengguna PayPal. Selanjutnya kartu kredit akan digunakan sebagai sumber dana untuk pembiayaan transaksi pembelian atau pengiriman uang. Semoga tidak bosen dengan pernyatan ini
Namun bukan rahasia umum lagi, kita bisa melakukan verifikasi dengan VCC. Sampai saat ini VCC merupakan cara cepat dan mudah untuk melakukan verifikasi bagi pengguna PayPal yang tidak memiliki kartu kredit atau masih takut menggunakan kartu kredit
Penting untuk mengetahui kekurangan dan kelemahan penggunaan VCC. Jangan terjebak dengan iklan VCC yang hanya mengungkapkan kelebihan VCC saja tanpa disertai kekurangan dan potensi masalah yang dapat ditimbulkan =)
3. Menjaga informasi login Anda
Kita seharusnya menjaga kerahasiaan akun PayPal kita. Jangan membagi informasi tersebut kepada siapapun dengan alasan apapun. Jangan sampai akun kita disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab yang tentunya akan merugikan kita sendiri.
4. Selalu berhati-hati dengan email pancingan (phising)
Tidak dapat dipungkiri begitu banyak email-email pancingan (phising) yang mengatasnamakan PayPal yang bertujuan mengambil informasi login PayPal kita. Kenali email nama yang asli dan email mana yang palsu. Dengan demikian, akun PayPal kita akan tetap aman dan bisa kita gunakan sebagaimana mestinya.
5. Menemukan alternatif pengisian PayPal
Proses “add fund” hanya bisa dilakukan dari US Bank. Namun kita bisa mengisi akun PayPal dengan mengikuti beberapa program yang metode pembayarannya menggunakan PayPal.
6. Proses withdraw yang lama
Kekurangan merupakan hal yang tidak bisa dihindari. Keadaan ini sudah di luar kemampuan pengguna PayPal. Cara yang paling cepat untuk withdraw adalah dengan menjual balance PayPal. Namun kembali lagi ke aturan dasar, kegiatan ini dilarang dan akun PayPal kita bisa dibekukan. Jika sangat terpaksa melakukan hal ini, lakukan dengan orang yang bisa dipercaya dan jangan terlalu mencolok
(tapi resiko ditanggung penumpang ya… xixixi… )
7. Pelajari PayPal lebih detail
Sebaiknya kita mempelajari PayPal lebih detail. Mengapa menggunakan PayPal kalau toh masih memerlukan kartu kredit? PayPal digunakan sebagai pengaman kartu kredit sehingga informasi kartu kredit kita tidak tersebar ke semua merchant.
Jika Anda memiliki tips payPal lainnya, silakan menulis di bagian komentar.
Terima kasih.













